Pesantren dan Angka Keramat 2045
Indonesia sedang berpacu dengan waktu, sebuah perlombaan senyap menuju angka keramat 2045. Dalam dokumen Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035 dan visi Indonesia Emas, pemerintah telah memancangkan target yang ambisius. Kita sering terbuai dengan kalkulasi statistik yang memukau tentang bonus demografi di mana 70% penduduk berada di usia produktif, tentang target pendapatan per kapita yang diharapkan menembus angka 27 juta rupiah per bulan, hingga mimpi menempatkan Indonesia dalam jajaran lima besar kekuatan ekonomi dunia. Namun, mari sejenak kita berhenti menatap angka dan mulai menatap wajah manusia-manusia di sekitar kita. Di balik optimisme grafik ekonomi tersebut, tersimpan kegelisahan mendalam, bahkan ketakutan mengenai kualitas jiwa yang akan menghuni masa depan bangsa ini. Realitas sosial hari ini menyuguhkan paradoks yang mencemaskan. Di satu sisi, akses pendidikan semakin terbuka lebar, gedung sekolah semakin megah, dan teknologi pembelajaran semakin canggih. Namun ...