Pelipur Lara

Bulir embun membasahi pipiku

Setelah melodi bersahutan
Ini adalah embun pertama kali
Setelah sekian tahun membeku

Tulang ikut merasakan
Kepala tertunduk lesu
Kaki tertatih-tatih
Tangan menampung embun-embun

Ku tersadar bahwa jasanya
Ia ... Jasanya sangat besar
Tak mampu tangan melukisnya
Ini sekedar pengingat

Tak banyak yang mampu kuperbuat
Untaian do’a sebagai ganti
Walaupun ...
Ku tahu takkan terbalas

Ketika daku dibuaiannya
Bibirnya bergerak
Ya ... di kesunyian malamnya
Bersujud dalam kekhusyukan

Isy Karima, 01.01.1436

Ananda wafi shiddiq

 

wafishiddiq.com adalah Situs Blogging sederhana yang berisikan catatan kecil kehidupan, sajak & cerpen yang mudah-mudahan memberikan motivasi dan manfaat bagi kita semua.