Rasa hati siapa yang tahu.
Bila retina sudah saling
berhadang.
Yang diharapkan hanyalah
sesaknya pandangan.
Berpeluh air mata rindu.
Ada yang bilang
rindu baunya busuk.
Sampai ke relung qalbu
menusuk.
Satu kali dua puluh jam
lidah kelu tak berucap.
Tapi semua itu benar
adanya.
Dengan doa, kamu tak perlu mengungkapkan rindumu memakai kata-kata yang harus dirinci rapi, tapi cukup mengadu kepada-Nya.
___
Telaga Madirda - Jum'at, 4 Dzulqa'idah 1438 H - Wafi Shiddiq "Mengharap yang tak pantas dijalani"


0 Comments